Overview
Sejak memulai operasional pertambangan pada tahun 2011 setelah mengakuisisi IUP bijih nikel di Kabupaten Morowali Utara (Sulawesi Tengah) dan Kabupaten Konawe Utara (Sulawesi Tenggara) sepanjang periode 2008–2012, PT Central Omega Resources Tbk mencatatkan total produksi bijih nikel hingga mencapai 14 juta wmt. Perusahaan kemudian memperluas lini bisnisnya dengan mengakuisisi tambang batu kapur di Morowali Utara pada tahun 2022 dan 2023, yang telah mulai berproduksi pada tahun 2024. Melalui komitmen eksplorasi berkelanjutan untuk meningkatkan cadangan, per 31 Desember 2024 dari seluruh area tambang yang dimiliki, perusahaan berhasil mencatatkan total sumber daya bijih nikel sebanyak 183 juta wmt dengan jumlah cadangan mencapai 93 juta wmt.